Ada
banyak kata tercipta untukmu
Ada
banyak percakapan denganmu
Ada
banyak adegan bersamamu
Tapi
itu semua masih dalam pikiran
Aku
dan kamu bagai daun-daun yang berterbangan
dihempas
angin, berharap jatuh di tempat yang sama
meski
kemungkinannya sangat kecil,
Kita
hanya berpasrah pada takdir
dan
slalu yakin itu mudah bagi Tuhan
Bilapun
tak mungkin semua pikiran itu jadi nyata
Biarlah
tetap tersimpan menjadi memori tersendiri
di
sudut relung hati yang hanya aku dan pemilik hati ini yang tahu…..
Yang
bisa kulakuakan saat ini membawa namamu
Dalam
bait-bait doaku di penghujung-penghujung malam.
Meski
sebenarnya tak satu nama pun yang bisa kusebut
Karena
aku tak pernah tahu nama itu…
Sebuah
Kota, 3th October 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar