Selasa, 24 Februari 2015

Semua Berjalan Menurut TaqdirNYA

Syaikh Ali Mustafa Tanthawi rahimahullah berkata:
“segala sesuatu berjalan menurut taqdir Allah. Dan Allah telah membagi untuk hamba kebahagian, kesengsaraannya, rizki dan juga umurnya. Apa yang telah ditaqdirkan untukmu maka dia akan datang meskipun engkau lemah. Dan apa yang ditaqdirkan untuk selainmu, maka engkau bahkan takkan bisa menggapainya dengan kekuatan”.

Suka duka hidup tak bisa kita terka, semua berjalan menurut taqdirNy. Apa yang menurut kita akan berjalan ke arah yang baik bisa jadi berujung dengan keburukan. Dan apa yang kita sangka tidak menyenangkan ternyata akhirnya sangat membahagiakan.

Iya semua berjalan menurut taqdirNya…

Namun ingat… tak ada yang tahu pasti kemana arah taqdirnya, oleh karena itu persembahan amal terbaik, seperti sabda Rasulullah (yang artinya),

“Bersungguh-sungguhlah terhadap apa yang dapat mendatangkan mamfaat bagimu dan jangan lemah”.

Atau sabdanya (yang artinya)dimudahkan

”Beramallah semua akan dimudahkanmenjalani taqdirNya”.

Sahabat….
Terlalu banyak rahasia hidup yang tidak kita ketahui. Kita memang berhitung tentang apa saja. Juga tentang kehidupan yang berliku-liku yang tak selalu manis pada awalnya, KECUALI TAQDIR. Sebagai seorag mukmin kita harus meyakini bahwa di dunia ini tidak ada yang lebih bahagia darinya bila ia memahami dengan baik taqdir Allah. Sebab bila seseorang memahami dengan baik taqdir Allah maka hatinya akan terilhami untuk bersyukur saat diberi, bersabar bila diuji, dan beristigfar bila terjatuh dalam kubangan dosa. Kita juga harus menyadari bahwa hidup tak selamanya berjalan menurut kalkulasi kita. Disana ada pena yang telah diangkat dan lembaran taqdir yang sudah mongering.

Maka sudah seyogyanya kita selalu mengharap karunia dan taufiq Allah disetiap langkah kita. Memohon agar Allah mengaruniakan taqdir terindah dalam hidup kita.

Ditulis oleh Ustadz ACT El-Gharantaly Hafidzahullah.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar