Aku diam dan kamu memperhatikanku (dari semua media sosial yang kupunya). Itu mungkin yang kamu rasakan, sesungguhnya aku juga memperhatikanmu diam-diam yg kukirim dalam doaku. Itu bedanya aku dan kamu. Mungkinkah setelah ini kamu melakukan yg sama sepertiku. Sehingga doa kita bisa saling bertemu sebelum pertemuan kita.
*tp semua masih dalam pikiran...akhirnya sadar dari lamunan...betapa mengerikannya orang-orang yang melamun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar