Minggu, 05 April 2015

Anak Perempuan Ibu

Besok kalau kamu menjadi pasangan seseorang.
Katakan padanya untuk berjanji dan
mengijinkanmu menjadi apapun yang kamu mau.
Karena menjadi istri bukan berarti tidak lagi bisa
mewujudkan mimpi. Tunjukkan padanya bahwa
kamu tetap memahami peranmu dengan baik dan
tetap bisa menunjukkan tanggungjawabmu.

Bila besok kamu menjadi pasangan seseorang.
Biarkan dia memimpinmu, tapi jangan biarkan dia
menguasaimu. Karena hidup seseorang tidak ada
dalam kuasa tangan manusia. Kamu tetap
memiliki pendapat, kamu tetap memiliki perasaan,
yang itu semua harus bisa kamu kompromikan.
Mengalah tidak selalu menyelesaikan masalah.

Pastikan bahwa laki-laki yang nantinya
mengajakmu hidup bersama adalah laki-laki yang
bisa diajak berdiskusi, bukan menang sendiri.
Pastikan bahwa dia bisa melihat sebuah masalah
dengan sudut pandang yang luas. Bagaimana
kamu tahu itu semua, kamu bisa mengenali
pilihan katanya ketika bicara, kamu pun bisa
mengenali dari setiap keputusan yang dia ambil
dalam hidupnya sebelum ia bertemu denganmu.

Katakan padanya bahwa kamu akan tetap
menjadi dirimu sendiri. Katakan padanya bahwa
suatu hari nanti kamu pasti akan rindu ibu dan
ayahmu, pastikan dia laki-laki yang mengerti hal
itu. Karena ibu telah menjadi ibunya, ayahmu
telah menjadi ayahnya.

Katakan padanya suatu hari, bahwa ia akan
menjadi sebab besar kamu masuk surga,
sementara surganya ada pada ridho orang
tuanya. Buatlah dia percaya bahwa kamu akan
membantunya untuk berbakti kepada
orangtuanya.

Karena anak perempuan ibu ini akan menjadi
bidadari semesta. Ibu tidak akan membiarkanmu
menjadi pendamping laki-laki biasa. Dia harus
luar biasa, setidaknya menurut ibu.

Yogyakarta, 5 April 2015 | (c)kurniawangunadi

1 komentar:

  1. Untuk mencintaiku kamu harus jadi dirimu sendiri, begitupun kau mengizinkan aku tuk menjadi diriku sendiri. #untukmu yang masih menjadi rahasia untukku :)

    BalasHapus