Minggu, 26 April 2015

Hidup bagaikan sebuah perjalanan menaiki kereta
dengan stasiun-stasiun pemberhentiannya, dengan
perubahan-perubahan rute perjalanan, dan dengan
segala kemalangan-kemalangannya! Tertinggal gerbong
saat di depan mata, kegencet hingga sesak,
kecopetan, barang hilang bahkan terjatuh di peron.

Kita mulai menaiki kereta ini ketika kita lahir, dan
orangtua kita yang memesankan tiket kereta. Kita
menduga bahwa mereka akan selalu bersama kita
dalam perjalanan kereta ini. Namun kenyataan
berkata lain. Di suatu stasiun,orangtua kita akan
turun dari kereta dan meninggalkan kita sendirian
dalam perjalanan ini.

Waktu berlalu, dan penumpang lain akan menaiki
kereta ini. Banyak di antara mereka akan menjadi
orang yang berarti dalam hidup kita. Teman-teman
kita, sahabat kita, pasangan hidup kita, anak-anak
dan orang-orang yang kita sayangi. Kemudian banyak
di antara mereka yang pergi tanpa kita sadari dan
meninggalkan ruang kosong dalam hidup kita. Bahkan
kita tak sadar di mana mereka duduk dan kapan
mereka meninggalkan kereta.

Perjalanan kereta ini akan penuh dengan suka cita,
duka, impian, harapan, ucapan “halo” & “selamat
tinggal”, juga perpisahan. Perjalanan yang indah akan
diwarnai dengan saling menolong, saling mengasihi
dan hubungan baik dengan seluruh penumpang kereta.
Memastikan bahwa kita memberi yang terbaik agar
perjalanan mereka nyaman.

Satu misteri dalam perjalanan yang mempesona ini
adalah: Kita tidak tahu pasti kapan kereta ini berhenti
dan di stasiun mana kita akan turun.

Maka kita harus hidup dengan cara yang terbaik,
menyesuaikan diri, memaafkan dan melupakan
kesalahan orang. Melakukan dan memberikan performa
terbaik yang kita miliki. Sangat penting untuk
melakukan ini.

Sebab, bila tiba saatnya bagi kita untuk meninggalkan
kereta.. Kita harus meninggalkan kenangan indah bagi
mereka yang meneruskan perjalanan di dalam kereta
kehidupan.
sumber : http://www.youngontop.com/notes/ilustrasi-
perjalanan-kereta-jntehxd1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar